Showing posts with label bibit pisang raja. Show all posts
Showing posts with label bibit pisang raja. Show all posts

Saturday, July 19, 2025

Kemandirian Pangan ala Warga Watu Argorejo Sedayu

 

Warga RT 08 Watu, Argomulyo Sedayu Manfaatkan Lahan Desa Dengan Menanam Pisang

Pada Senin, 14 Juli 2025, Bp Toto yang beralamat di Watu RT 08, Argorejo Sedayu memesan bibit pisang raja 50 pohon kepada Vista Agro untuk ditanam di lahan desa seluas 4 hektar di area sisi barat Kampung Watu. Lahan yang sebelumnya ditanami pepaya namun tak berhasil karena hasil buahnya kurang optimal karena lahannya tanah lempung, berair sehingga akar mudah busuk.

Menurut P Toto alasan beliau menanam pisang karena sebelumnya ditanami pisang raja rupanya mampu tumbuh dengan baik di saat tanaman lain seperti papaya tak tumbuh dengan optimal. Secara teori tanaman pisang memang mampu tumbuh beradaptasi di beragam lingkungan. Hanya saja semakin subur lahannya disertai sirkulasi air yang lancar mampu meningkatkan produktivitas budidaya pisang.

Memanfaatkan Lahan Kosong Desa

Lahan seluas 4 hektar milik Desa Argorejo Sedayu ditanami beragam pohon silih berganti namun dianggap kurang berhasil. Akhirnya banyak lahan yang tak dipakai. Untuk itu, warga RT 08 Dusun Watu berinisiatif memanfaatkan lahan tersebut yang kebetulan lahannya bersebelahan dengan kampung Watu yang merupakan sentra usaha Jamu.

Menaikkan Pendapatan Warga

Dengan menanam pisang di lahan kosong milik Desa Argorejo diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga melalui hasil budidaya pisang Raja. Langkah ini merupakan ihtiar yang tepat untuk menghidupkan “Bumi Mati” atau dalam bahasa Fiqh Muamalah disebut “ Ihyaul Mawat” . Terlebih tanaman pisang sekali ditanam akan beranak pinak dan berbuah secara terus menerus. Tinggal bagaimana pandai pandai merawatnya agar tumbuh kembang dengan baik.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Langkah warga RT 08 Dusun Watu Argorejo Sedayu ini secara tidak langsung mendukung program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto yaitu terkait ketahanan pangan. Harapannya dengan adanya budidaya pisang, ketahanan pangan masyarakat, minimal bagi warga Watu sedikit teratasi. Minimal bisa digunakan untuk memenuhi konsumsi hajatan warga semisal acara bersih bersih lingkungan, acara ronda kampung, acara tujuh belasan, dan lain sebagainya.



Gerakan Kemandirian Pangan

Aksi nyata dari warga Watu Argorejo ini patut diikuti masyarakat secara umum sejalan dengan arahan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mengoptimalkan lahan bengkok Desa untuk digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan warga. Gerakan penanaman pisang raja ini secara tak langsung juga membuat lingkungan desa lebih hijau, asri dan penuh manfaat. 

 

Saturday, December 3, 2022

Hama Tanaman Pisang dan Solusinya

 

HAMA DAN PENYAKIT DALAM BUDIDAYA PISANG SERTA SOLUSINYA

Hampir semua tanaman memiliki tantangan yang harus dihadapi, yakni adanya hama yang kadangkala menyerang tanaman, termasuk dalam hal ini adalah tanaman pisang. Meski tanaman pisang tergolong tahan hama, namun kadangkala muncul hama yang tidak diduga. Apa saja itu? Dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ulasannya.

Hama yang biasa menyerang bibit pohon tanaman pisang

1) Ulat daun (Erienota thrax.)

ulat daun
Hewan ini biasanya menyerang pada bagian daun. Gejala yang muncul dari tanaman pisang tampak pada daun yang menggulung seperti selubung dan sobek hingga tulang daun. Pengendaliannya adalah dengan cara menggunakan insektisida. Anda bisa dengan menggunakan insektisida Malathion.


2) Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)

Biasanya bagian yang diserang adalah kelopak daun,dan batang pisang. Gejala yang muncul adalah: lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendaliannya adalah dengan sanitasi
rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan bibit yang telah dibersihkan dari hama.

3) Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis).

Bagian yang diserang adalah akar. Gejala yang muncul adalah tanaman pisang kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak. Pengendalian: gunakan

bibit pisang yang telah disucihamakan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.

4) Ulat bunga dan buah (Nacoleila octasema)

Bagian yang diserang adalah bunga dan buah. Gejala yang muncul adala pertumbuhan buah

abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.

Pengendalian: dengan menggunakan insektisida.

bibit pisang raja


Penyakit dalam budidaya pisang

1) Penyakit darah

Penyebab: Xanthomonas celebensis (bakteri). Bagian yang diserang adalah jaringan tanaman bagian dalam. Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah. Pengendalian: dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.

2) Panama

Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Bagian yang diserang adalah daun. Gejala: daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu daun di bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam. Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.


 

Bibit Pisang Terlengkap di Vista Agro

  Bibit Pisang Jogja Berkualitas Unggul untuk Kebun Produktif Mencari bibit pisang Jogja berkualitas dengan harga terjangkau kini semakin ...